Online Casino Baccarat_The strongest baccarat play_Baccarat Techniques and Strategies_William Hill_Baccarat rules table

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:bet36sportsbetting

WeWeide official websiteide official websiteberbicara mengenai pernikaWeide official websiteWeide official websitehan dan persiapannya, kali ini Hipwee Boys menampung beberapa pendapat cowok-cowok usia matang, jika ternyata persiapan mereka untuk menikah belum begitu matang. Yang pada akhirnya, cewek atau istri mereka meminta untuk tinggal bersama orangtuanya atau mertua dari para cowok ini. Bagaimana opini mereka soal tinggal bersama mertua? Cek jawabannya di sini!

Diskusi dulu sama istri gimana baiknya, tapi kalo dari aku tetap tinggal di rumah sendiri (bukan di rumah ortuku ataupun di rumah ortu istri). Karena bagaimanapun kalo sudah berkomitmen nikah, sebisa mungkin tinggal di rumah sendiri, apapun kondisinya. – Gregorius Theo, 25 tahun, Salatiga

Lebih pada elunya (cowok—red) sih, bisa sabar dan nggak rewel enggak? Dan tipe orangtuanya kayak gimana. – Irfan, 24 tahun, Jakarta

Ya, kita nggak bisa jadi diri kita sendiri. Ada mertua yang mengawasi setiap gerak langkah kita. Apa nggak pusing kalau kayak gitu? Haduuuh!!

Sabar dan nggak boleh rewel, serta karakter mertuamu. Ya memang logikanya seperti itu, tapi permasalahannya adalah saat seluruh kriteria itu ternyata nggak terpenuhi. Ribet jadinya!

Ya nggak masalah, kalau cuma sementara. Misal lagi punya dedek bayi atau lagi hamil istrinya. Jadi ada yang bantu ngurus pas kita lagi kerja. – Gaga Thiar, 26 tahun, Tasikmalaya

Aku sebagai lelaki kardus, ketika diajak tinggal di rumah mertua sebenarnya enak sekali, tapi seperti ada yang menganjal di hati, seperti kurang bisa menjadi diri sendiri. Karena di rumah mertua kita harus menyesuaikan kebiasaan yang ada di rumah itu. Yang biasanya keluar kamar mandi nggak pake anduk, sekarang jadi kurang enak karena ada mertua. Hahaha – Boim Geto, 26 tahun, Depok

Nggak peduli apapun kondisinya, kalau sudah menikah harus pisah dengan orangtua. Karena kalau tidak, berarti akan ada dua kepala keluarga di satu rumah, which is, itu sangat tidak sehat.

Ribet dan nggak bisa bebas. Tapi balik lagi, kalau istri lagi hamil, ya terpaksa tinggal serumah dengan mertua nggak apa-apa.

Ya, susah emang sih…

Mending bicarain baik-baik supaya tetep misah dari mertua. Selain nggak bebas, biasanya kalo nebeng sama mertua itu ribet, tapi beda urusan kalo bini lagi hamil dan lagi repot-repotnya. – Baskoro, 25 tahun, Jakarta

Kasih pengertian, ya mungkin awal-awal bisa aja ikutin kemauan mereka, Cuma selebihnya, mending misah. Kecuali lo sudah bisa maen PES bareng bokapnya. Itu pengecualian. – Dhea Yusuf, 26 tahun, Lampung

Untungnya, mertua lebih paham soal masalah rumah tangga. Untungnya, mertua bisa jagain anak atau istri yang lagi hamil tua.

Yang terakhir ini nggak perlu kamu masukkan dalam pertimbanganmu, ya guys. Dia hanya penggembira di artikel ini.