Best Baccarat Betting Method_Baccarat Winning Formula Collector's Edition_Indonesia Lottery Official Website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:bet36sportsbetting

Bahkan kepopuleran pun salah satu hal yang temporer, contohnya ya teman SMA-mu ini. Kamu serta teman-temanmu ingat betul bahwa dia ini sosok yang dikenal oleh anak satu angkatan, serta adik dan kakak kelas, bahkan semua guru. Dia salah satu murid yang paling aktif. Mulai dari jadi anggota OSIS dua tahun berturut-turut, ikut beberapa ekskul sekaligus, sampai jadi pantia di setiap acara sekolah. Lalu sekarang namanya ini seperti tinggal kenangan, karena kabarnya tak lagi terdengar. Ya semoga, temanmu ini masih baik-baik saja ya.

Yang dulunya suka keluar masuk BP itu kan?

Mungkin ini yang dimaksud dengan pepatah, “diam-diam menghanyutkan”. Kamu masih ingat bagaimana sikapnya dulu di kelas, tak banyak omong. Saat teman-teman ribut bercanda, dia lebih memilih duduk tenang di kursi dan sibuk sendiri. Pokoknya interaksinya dengan kamu atau teman-teman yang lain sekadarnya saja. Bisa dibilang dia pun murid teladan karena terlihatnya patuh dengan hampir semua guru.

Ayu Osis? Nggak tahu. Kata Nisa, semenjak kuliah ngilang dari peredaran.

Memang aneh kalau dipikir-pikir, perubahan itu kadang bisa sampai 180 derajat. Makanya jangan terlalu sombong ketika sedang di atas angin dan doyan menghakimi orang-orang yang tengah berada di fase yang terlunta-lunta.

Nah, iya itu.

Coba baca uraian dari Hipwee Hiburan ini sembari mengingat-ingatnya lagi!

Baju tak pernah dimasukkan. Seringnya pakaian dari atas kebawah pun tak sesuai dengan aturan yang berlaku, entah atribut yang tak lengkap atau rok yang terlalu pendek dan celana yang dibuat skinny. Tak berhenti di sana, temanmu ini pun keluar masuk ruangan BP bukan karena persoalan pakaian, tapi juga kadang tertangkap basah sedang bolos atau melanggar aturan lainnya. Sampai cap badung pun tak terelakkan.

Ternyata sukses tak cukup bermodal juara kelas saja, seperti temanmu ini yang sekarang jadi pegawai biasa. Mapan sih mapan, tapi tak sesukses beberapa temanmu yang lain di mana dulunya justru biasa-biasa saja di sekolah. Padahal dulu kalian mengira temanmu yang juara kelas ini bisa jadi orang yang lebih sukses dari kamu atau yang lainnya.

Kok bisa cantik begitu ya sekarang. Padahal dulu kayak siapa tuh tokoh di telenovela?!

Iya di grup alumni juga nggak ada.

Iya, dia sekarang jadi penulis lho.

Serius, kok bisa ya?!

Masa SMA itu masa jaya-jayamu sebagai seorang remaja. Kamu punya keinginan yang besar untuk mencoba hal-hal baru. Tapi di tengah hiruk pikuk dunia remaja, temanmu ini justru terlihat tak neko-neko. Hidupnya lurus saja mengikuti ajaran keyakinannya. Mulai dari menjadi anggota rohis, nggak ikut-ikutan pacaran seperti kamu atau teman-teman lainnya, penampilan dan tingkah laku pun terlihat agamis sekali.

Tapi siapa yang menyangka kalau dia yang bandelnya nggak karuan itu justru sekarang bekerja sebagai abdi negara. Ada yang jadi pegawai departemen biasa, ada juga yang jadi anggota polisi dan tentara. Kebayang ‘kan bagaimana mereka sekarang? ‘Rapi, formal, dan semoga juga lebih disiplin dalam segala hal.

Lalu ternyata lingkungan kampus telah mengubahnya menjadi seseorang yang karakternya lebih kuat. Kini dia menjadi seorang aktivis yang tak pernah segan mengkritik apapun yang memang salah dan tak baik. Dia mengkritik lewat tulisan di forum-forum diksusi, bahkan pernah sampai turun ke jalan. Kalau seperti ini sih pasti kamu akan bilang, “gila sangar banget, keren banget….”

Sementara sekarang, faktanya temanmu si anak rohis yang hampir seperti anak kuper ini justru punya pergaulan yang lebih bebas. Pakaiannya sudah tak celana kain dan kemaja gombrong, bahkan yang dulu pakai jilbab lebar kini mengurai rambutnya dan serius berdandan. Bekerja di perusahaan multinasional pun buatnya tak lagi canggung saat berinteraksi dengan lawan jenis. Intinya si anak rohis ini sekarang lebih santai dan agak sedikit nakal juga sih. Hehehe….

Pernah nggak sih kamu merasa tak percaya saat tahu temanmu sewaktu SMA ini sekarang sudah jauh berubah, bahkan sampai 180 derajat. Entah dari penampilan, tingkah laku, atau kemampuan dalam bidang tertentu. Apalagi kalau temanmu ini memang cukup menonjol sewaktu SMA dulu. Terlepas perubahan dari temanmu itu positif atau negatif, tapi yang pasti ini mengingatkanmu dengan karakter temanmu itu sewaktu SMA. Ada tipe teman-teman yang membuktikan ucapan orang bahwa waktu bisa mengubah segalanya. Teman yang diam-diam dulu kalian ledek dan remehkan, atau sebaliknya teman yang dibanggakan mungkin kerena prestasinya.

Eh Dhan, Si Ayu apa kabarnya ya? Masih sepopuler kayak waktu SMA nggak ya?

Betty Lafea?

Kamu masih ingat sama Habibie nggak?