Kenapa Kopi dari Sisa Kotora「Online betting platform」n Gajah Bisa Mahal?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:bet36sportsbetting

KOMPAS.com – Kopi yaOOnline betting platfoOnline betting platformrmnline betting platformng Online betting platformdikenal dengan nama Black Ivory Coffee yang biji kopinya diambil dari sisa kotoran gajah saat ini diklaim sebagai kopi termahal dan sangat ekslOnline betting platformusif.

Selain itu, banyak pula gajah yang memecah biji kopi saat mengunyah kopi. Biji kopi yang pecah ini tidak dapat digunakan.

Perbandingan perhitungannya bisa diumpamakan dengan 100 kilogram versus 1.000 kilogram akan jauh lebih mahal per unitnya.

Melansir Bangkok Post, Black Ivory Coffee bisa sangat mahal karena bisa dibilang ini adalah kopi paling langka di dunia.

Menurut Dinkin, si pemilik usaha Black Ivory Coffee ini kebanyakan orang mengira prosesnya mudah.

Proses produksinya juga cukup kompleks, dibutuhkan 33 kilogram kopi dari ladang kopi untuk membuat 1 kilogram Black Ivory Coffee.

Proses pencucian biji kopi Blakc Ivory

Terkadang, selama prosesnya, gajah membuang kotoran yang ada biji kopi di tempat tidak terduga seperti sungai. Hal ini memungkinkan biji kopi bisa hanyut terbawa air.

Ilustrasi biji kopi di dalam karung goni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Belum lagi dengan tingkah laku gajah yang diberi makan kopi tidak bisa diprediksi. Gajah yang digunakan untuk memproduksi Black Ivory Coffee dibiarkan beraktivitas dengan bebas di alam, tidak dikurung.

Kopi ini hanya diproduksi sekitar 120 kilogram saja untuk sekali penjualan. Biaya produksi, pemasaran dan pengemasannya menjadi lebih tinggi karena semuanya dalam jumlah yang lebih kecil.

Baca juga: Alasan Kopi Geisha Sangat Mahal, Capai Rp 40 juta Per Kilogram

Baca juga: Apa Itu Black Ivory Coffee? Kopi Mahal dari Kotoran Gajah

Jadi, kerugian selama proses produksi lebih banyak daripada memproduksi kopi dengan cara biasa.